Sabtu, 20 Juni 2015

Alasan Reza Rahadian Tidak Mau Memiliki Akun Social Media


“Saya memang bukan orang yang sering pegang ponsel. Jadi, mending saya tidak punya akun media sosial, daripada nanti ada yang marah atau sakit hati karena merasa tidak direspons,” ungkap pemeran Zein dalam film Emak Ingin Naik Haji ini.

Pria yang sedang sibuk syuting Finding Srimulat ini mengaku senang menulis. Namun, ia lebih senang menulis cerita panjang. “Kalau di Twittermenulisnya harus sepotong-sepotong, jadi saya tidak suka. Mungkin, karena saya masih konvensional, ya,” ujarnya, tertawa. Tetapi, bukan berarti selamanya ia tidak akan membuat akun media sosial. “Bisa saja suatu saat nanti saya tertarik memiliki akun Twitter dan Facebook,” ungkapnya.

Tak Ingin Main Film Hollywood, Ini Alasan Reza Rahadian


Kapanlagi.com - Beberapa tahun terakhir kondisi perfilman tanah air semakin membaik. Tak hanya berjaya di negeri sendiri, beberapa film dan para pemain pun mulai dilirik negara tetangga hingga Hollywood.
Dengan kemampuannya berakting, Reza Rahadian disebut sudah layakgo internasional seperti Joe Taslim yang bermain dalam FAST & FURIOUS 6. Saat ditanya mengenai hal tersebut, Reza punya jawaban tersendiri.
"Saya nggak mau jadi tikus di negara orang. Karena saya bisa jadi macan di negara sendiri," katanya saat ditemui di acara pembacaan nominasi FFI 2014' di Gedung Sapta Pesona, Balairung Soesilo Sudarman, Jakarta Pusat, Senin (24/11) malam.
Akan tetapi bukan berarti Reza tak punya keinginan untuk berkarir secara internasional. Saat ini dirinya mengaku sedang terlibat sebuah penggarapan film yang masih rahasia, yang bakal mendatangkan kejutan.
"Kalo kesempatannya bisa datang, kalo ada sineas luar lirik, mungkin," lanjutnya. Sejauh ini, aksi Reza Rahadian sudah menjangkau negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei berkat film YASMINE yang bakal disusul PENDEKAR TONGKAT EMAS.

Jadi 'Genderuwo,' Leher Reza Rahadian Kini Bertato


JakartaCNN Indonesia -- Setelah menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Habibie & Ainun, Reza Rahadian sudah bergonta-ganti peran. Pemuda konyol yang tak kunjung menikah sampai pendekar yang memburu tongkat legendaris. Kini Reza menjadi salah satu demit khas Indonesia, genderuwo abadi.

Ditemui di sela syuting film terbarunya, Halfworlds di Batam, Kepulauan Riau, kemarin (9/6), Reza mengaku ingin menyuguhkan tampilan baru dalam setiap filmnya. Kali ini, Reza tampil dengan rambut ikal yang flamboyan. Itu sesuai dengan karakternya, Tony, seorang demit abadi berusia ratusan tahun.

"Penampilannya sangat modern dan autentik. Modern karena dia hidup dari zaman ke zaman," katanya kepada CNN Indonesia. Karakter Tony, kata Reza, sangat kompleks. Meski begitu, ia punya karakter khas yakni menyenangkan dan ceria.


"Ini karakter yang belum pernah saya mainkan sebelumnya. Karakternya sangat dinamis. Pada dasarnya Tony adalah seorang yang menyenangkan dengan pikiran terselubung," ujarnya.


Bukan hanya berubah dari segi rambut, di leher kiri Reza bahkan tersemat tato yang sangat autentik. Reza menuturkan, itu hanya tato temporer demi kepentingan film.

"Iya ini untuk film, menandakan dia anggota kelompok tertentu dengan tato ini," katanya. Itu jauh berbeda dari karakter Reza sehari-hari. "Itu hal yang tidak mungkin saya lakukan," ujarnya menegaskan. Meski suka berganti gaya, ia tidak akan merajah tubuhnya dengan tinta tato. "Itu satu-satunya kata ibu yang saya turuti."

Reza kini masih dalam proses merampungkan film Halfworlds di Infinite Studios di Batam. Itu merupakan serial delapan episode yang tayang mingguan dengan durasi satu jam di HBO Asia.Halfworlds merupakan kali pertama kerja sama HBO dengan sutradara Indonesia, Joko Anwar. Filmnya akan tayang di puluhan negara di Asia akhir tahun.

Halfworlds menceritakan seniman jalanan di Jakarta yang terlibat dalam konflik dua dunia, dunia manusia dan iblis. Aktor dan aktris Indonesia banyak ikut bermain, seperti Arifin Putra, Ario Bayu, Alex Abbad, Tara Basro, Hannah al Rashid, Aimee Saras, dan Salvita Decorte

Repost. Sumber : CNN Indonesia
.

Setelah 6 Tahun, Reza Rahadian Kembali Main Sinetron

Siapa yang merindukan Reza Rahadian di layar kaca? Setelah 6 tahun tidak tampil di layar sinetron, akhirnya Ramadan ini ia kembali. Akan seperti apakah penampilannya beradu akting di layar sinetron?

Siapa yang merindukan Reza Rahadian di layar kaca? Setelah 6 tahun tidak tampil di layar sinetron, akhirnya Ramadan ini ia kembali.
Sebagaimana diwartakan Kapanlagi.com, paruh tahun ini Reza Rahadian sudah mendapatkan 3 proyek film: Kapan Kawin?, Tjokroaminoto, dan Jejak Dedari. Dengan melihat padatnya kontrak film layar lebar, hampir tidak mungkin rasanya melihat Reza kembali ke layar kaca. Bahkan, ia mengaku telah melepas dua atau tiga tawaran sinetron lantaran ingin fokus pada film yang sedang ditekuninya.
"Tahun ini ada tiga film ya, KAPAN KAWIN? TJOKROAMINOTO dan JEJAK DEDARI. Sejauh ini ada tawaran sinetron sampai jadi sutradara sinetron. Cuma saya nggak siap komitmen waktu jadi saya lepas. Ada dua atau tiga tawaran sinetron di tahun 2015 ini tapi semua dilepas karena ada film yang mau saya kerjakan," ucap Rezakepada media Kapanlagi (15/02/2015).
Komitmennya pada dunia perfilman, membuat Reza harus meninggalkan layar kaca cukup lama. Terakhir sinetron yang dibintangi Reza yakni Isabella yang ditayangkan oleh RCTI tahun 2009. Sayangnya, sinetron yang menjadikannya pemeran pendukung aktris Naysila Mirdad itu hanya berjalan sebanyak 35 episode.
Kali ini rumah produksi Trans Cinema membujuk kembali aktor terbaik FFI 2013 itu untuk membintangi sinetron Ramadan bertajuk Di Bawah Lindungan Abah di Trans TV. Tentu dengan segala pertimbangannya, akhirnya Reza mau mengambil proyek drama televisi harian bersama Shireen Sungkar.

Dalam sinetronnya, ia didapuk menjadi tokoh utama pria bernama Gaza (25 th). Gaza digambarkan sebagai seorang seorang pengusaha muda kaya, ganteng, namun memiliki usaha diskotik. Ia telah jatuh cinta kepada Jasmine (Shireen Sungkar), mahasiswi cantik dan Sholihah. Gaza nekat datang bersama kedua orang tuanya untuk melamar dan memperistri Jasmine.
Akan seperti apakah penampilannya beradu akting di layar sinetron? Setelah berkecimpung lama di dunia perfilman layar lebar tentu Reza Rahadian jelas tak usah diragukan lagi bakat keaktingannya. Sudah berderet-deret penghargaan yang diraihnya sebagai aktor film terbaik. Tak hanya itu, aktingnya juga tuai pujian dari berbagai aktor senior. Salah satunya aktris kawakan Christine Hakim.
Christine mengatakan Reza Rahadian merupakan salah satu aktor yang terbilang cerdas. Pasalnya, aktor 28 tahun itu selalu tampil sempurna di setiap film yang dimainkannya. "Reza itu aktor yang cerdas. Kecerdasan dia di atas rata-rata. Keliatan waktu dia main di HABIBIE AINUN. Dia nggak mirip Habibie, tapi bisa meyakinkan penonton kalo dia Habibie, itu bukti kalo dia berbakat dan punya karisma," kata Christine Hakim kepada Kapanlagi.com (28/5/2015).
Sebagai aktor, tentunya harus mampu memerankan berbagai peran baik itu di layar kaca ataupun di layar lebar. Nah, bagi Muvilaz yang sudah penasaran dengan pesona aktor cerdas itu beradu akting dengan Shireen Sungkar, bisa menonton sinetron Ramadan TransTV setiap pukul 21.00 WIB.
Repost. Sumber : Muvila.com

Jumat, 19 Juni 2015

Alasan Kenapa Sutradara Indonesia Gak Punya Pilihan Lain Selain Reza Rahadian

Nama Reza Rahadian memang sedang naik daun. Bagaimana tidak, dalam beberapa tahun terakhir ini cowok kelahiran 5 Maret 1987 ini cukup sering tampil di layar lebar Tanah Air. Dalam setahun, bisa ada dua atau tiga film yang dibintangi oleh Reza dengan karakter yang berbeda-beda. Dari tahun 2007 hingga saat ini, sudah ada sekitar tiga puluh film yang dia bintangi. Kira-kira apa ya alasan sutradara dan produser film top Indonesia selalu menggunakan jasa Reza Rahadian dalam setiap film mereka?

1. Reza selalu tampil maksimal dalam setiap perannya. Tahun 2009, Reza menyabet Piala Citra sebagai aktor pendukung terbaik.


Sebelum terjun ke dunia film, Reza adalah seorang model di salah satu majalah remaja. Di awal karir aktingnya, Reza kerap bermain sinetron televisi sebagai peran dendukung. Pada tahun 2009, nama Reza mulai diperhitungkan di jagad film. Atas perannya dalam film Perempuan Berkalung Sorban (2009), Reza berhasil menyabet Piala Citra sebagai aktor pendukung terbaik.
Peran pendukung aja bisa oke, gimana kalau peran utama?” Mungkin begitulah pikiran para Sutradara.


2. Wajah Reza memang Indonesia banget, memudahkan dia berperan jadi Orang Aceh, Jawa, Minang, Sunda, banyak deh!


Tak dipungkiri Reza punya wajah yang ganteng, modal utama seorang aktor. Namun, tak hanya itu. Wajah ganteng Reza ini juga menggambarkan Indonesia banget, lengkap kayak Taman Mini. Tak heran, Reza cocok memerankan segala peran. Dia pernah menjadi orang Aceh dalam film Hafalan Shalat Delisa (2011), pernah juga jadi orang Sunda di film Testpack (2012). Pingin lihat Reza jadi orang Minang? lihat saja filmTenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013).

3. Pendalaman karakter yang dia lakukan dalam tiap film patut diacungi jempol. Sebagai contoh, lihat aja film Habibie & Ainun.


Modal tampang saja, tak cukup membuat Reza Rahadian bisa tampil membintangi berbagai macam film. Pendalaman karakter dalam setiap aktingnya membuat dia dilirik oleh banyak sutradara. Lihat saja, pada awalnya penonton sempat dibuat bingung dengan pilihan casting peran Presiden Habibie yang diberikan Reza Rahadian. Banyak komentar negatif yang dilontarkan, “Enggak cocok banget sih!
Namun, Reza menjawab komentar tersebut dengan performanya yang memang Habibie banget. Konon, Reza sampai menginap di rumah Presiden ketiga RI ini untuk mendalami karakter.

4. Dengan riasan dan kostum yang tepat, dia bisa jadi siapa aja; Reza Rahadian dengan rambut panjang dan tongkat, jadilah Pendekar Tongkat Emas.


Tak hanya bermain dalam film drama, Reza juga menunjukkan kebolehannya dalam film laga. Wajah Reza yang kalem ternyata bisa juga menjadi pendekar. Tinggal ditambah rambut panjang dan tongkat, jadilah Reza seorang pendekar yang licik di film Pendekar Tongkat Emas (2014).

5. Reza diberi rambut wig kribo, jadilah film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta.

Sebelumnya, Reza juga pernah membintangi beberapa film. Penampilannya pun aneh-aneh. Reza pernah didapuk sebagai anak keturunan Arab yang bandel. Bagaimana caranya menyulap penampilan Reza menjadi kearab-araban? Gampang! Cukup diberi wig kribo, jadilah Reza berperan sebagai anak keturunan Arab dalam film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta (2010).

6. Yang terbaru, Reza Rahadian pakai kumis dan blangkon jadilah HOS Tjokroaminoto.


Nah, ini yang paling baru! Pada film Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015), Reza dikasih kumis dan pakai blangkon, menjelmalah dia jadi HOS Tjokroaminoto. Jadi penasaran gimana akting Reza sebagai orang yang pernah jadi gurunya Ir. Soekarno ini.

Peran apapun yang ia mainkan, kita harus akui Reza adalah aktor serba bisa, dan jadi idaman semua sutradara di Indonesia.



Intinya, Reza Rahadian adalah aktor serba bisa kebanggaan semua sutradara Indonesia.
Seperti apa peran-peran Reza selanjutnya? Yang pasti pecinta film Indonesia selalu menunggu film terbarunya. Sukses untuk, Reza Rahadian!
Sumber : Hipwee

Reza Rahadian Eksis Di Asia


Jangan bosan dengan Reza Rahadian. Banyak muncul di film Indonesia dengan karakter-karakter unik dan penting, kini Reza akan muncul sebagai sosok genderuwo berdarah dingin dalam film berskala internasional. 

Setelah bermain di empat film pada tahun lalu dan dua film hingga pertengahan tahun ini, aktor berusia 28 tahun ini kini akan bermain di sebuah film serial televisi. Tapi tentu, aktor peraih dua piala FFI ini tidak akan bermain di film sembarangan. Serial yang akan dimainkannya adalah produksi asli HBO Asia . Peran yang dimainkannya, sesosok genderuwo abadi berusia ratusan tahun. 

Dalam serial berjudul Halfworlds tersebut, sosok genderuwo yang dimainkan Reza akan mewujud ke dalam tubuh Tony, pria dengan penampilan perlente berusia 30-an tahun. Gayanya eksentrik dan menyenangkan, di balik itu, dia punya pikiranpikiran gelap yang terselubung dan keinginan bereksperimen terhadap sosok manu-sia. Karakter unik nan menarik ini pun akan didukung dengan tampilan Tony yang tidak biasa. 

Dia dibekali dengan senjata pembunuh berupa pisau besar yang digunakan untuk mengumpulkan darah makhluk-makhluk yang dibunuhnya. Ada pula tato di leher kirinya. Tato ini pula yang akan selalu menempel di leher Reza selama proses syuting Halfworlds berjalan. “Ini tato temporer. 

Tato ini punya makna dalam film. Maknanya apa, lihat saja nanti filmnya. Yang pasti, tato ini menunjukkan dari kalangan mana Tony berasal,” ujar Reza saat konferensi pers syuting film Halfworlds di Infinite Studios, Batam. Bagi Reza yang pernah memerankan sosok mantan Presiden Habibie dan tokoh nasional Tjokroaminoto ini, mendapatkan peran Tony, sang genderuwo, bukan perkara mudah. 

Dia tetap harus mengikuti audisi yang digelar tim produksi film HBO Asia . Banyak aktor yang mengincar peran ini dan bagi Reza audisi dengan menggunakan bahasa Inggris adalah hal pertama baginya. “Yang bikin nervous mungkin karena harus menggunakan bahasa Inggris dan tidak ada yang saya kenal di tim penilai. Untung ada Joko Anwar sebagai sutradara Halfworlds . 

Dia satu-satunya yang saya kenal, jadi lumayan bisa menghilangkan grogi,” ujar pria yang mengawali karier sebagai model majalah remaja ini. Setelah mendapatkan peran sebagai Tony dan menjalani syuting, Reza mengaku tak mendapatkan banyak kesulitan memerankan sosok genderuwo kasar yang disebut sebagai Immortal Demit ini. 

Dia justru menikmati perannya sebagai genderuwo yang bergaya layaknya sosok ikon penjahat Bonnie and Clyde bersama lawan mainnya di Halfworlds. Pertama kali terlibat dalam produksi film bertaraf internasional, Reza pun mengaku kagum dengan kerja tim HBO Asia . “Dulu saya merasa kalau ada artis yang minta ini-itu saat syuting terasa berlebihan. Tapi kalau standar internasional permintaan itu ternyata wajar saja. Di sini, kami syuting juga sangat nyaman. 

Proses syutingnya menyenangkan. Saat menunggu pengambilan gambar kita diberi tempat yang nyaman. Kita tidak perlu pusingin soal cuaca panas atau dingin. Jadi, kita benar-benar hanya fokus pada skrip. Selebihnya ada yang mengatur,” ungkap Reza panjang lebar. Memerankan sosok makhluk halus yang hidup abadi, lantas apakah Reza percaya dengan dunia mistis tersebut? “Saya percaya kalau hantu itu eksis. 

Namun, saya sendiri tidak ada pengalaman bertemu dengan sosok seperti itu,” ujarnya. Halfworlds direncanakan mulai tayang di HBO Asia pada akhir 2015. Serial 8 episode dengan durasi 50 menit per episode ini berkisah tentang kelompok Demits dan Mortals yang hidup di tengah-tengah manusia. 

Mereka hidup dalam persembunyian, hingga sebuah peristiwa membuat Demits dan Mortals, serta manusia terlibat dalam kekacauan yang penuh simbahan darah. Serial ini bergenre dark thriller dengan sutradara Joko Anwar. Filmnya menggunakan dialog dalam bahasa Inggris dengan didukung aktor dan aktris asal Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Herita endriana

Berita Terbaru Reza Rahadian : Akan Perankan Sosok Genderuwo